Kunjungi Parit Hijrah Seberang Tembilahan Pj. Bupati Herman Panen Mentimun dan Tanam Bibit
KILASRIAU.com - Dalam upaya mendorong perekonomian masyarakat sekitar, Pj Bupati Inhil H. Herman, melakukan kunjungan ke Kelompok Tani “Indah Jadi”, Parit Hijrah, kelurahan seberang Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan, Minggu, (30/06/2024).
Kegiatan kunjungan ini turut dihadiri oleh Kaban Kesbangpol Inhil, Camat Tembilahan, Plt. Camat Tembilahan Hulu, Sekretaris DPTPHP, kelompok sosial pejuang subuh Inhil serta pengurus KTNA Inhil.
Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati Herman berkesempatan melakukan panen dan penanaman bibit Mentimun serta cabai di wilayah tersebut.
- Kemnaker Perkuat Peran Balai K3 untuk Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko
- Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II
- Bupati Herman Pimpin Evaluasi Kabupaten Kota Sehat 2026, Targetkan Inhil Raih Predikat KKS
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
- Kapolres Inhu Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas, Ini Penggantinya
Pj. Bupati Herman mengatakan bahwa kegiatan kunjungan hari ini adalah untuk menyemangati para petani di Parit hijrah ini, “Saya sangat mengapresiasi kelompok tani yang telah memanfaatkan lahan kosong ini dan kita mencoba memanen tumbuhan yang telah ditanam seperti Mentimun dan kacang Panjang,“
kegiatan bercocok tanam seperti ini harus terus berlanjut secara continue, pastikan pasokannya selalu tersedia supaya bisa diproduksi setiap hari sehingga ada kepastian pasokan sayuran kepada para pedagang. “Kata Pj
Melalui kesempatan ini Pj. Bupati H. Herman juga menghimbau kepada warga dan masyarakat yang memiliki lahan, agar jangan membiarkan lahannya menjadi kosong. ‘Mari kita sama-sama maksimalkan dan fungsikan dengan menanam tanaman musiman seperti kacang panjang, cabe, tomat, terung dan timun.
“Kita melihat bahwa Tembilahan khususnya memiliki kondisi alam yang strategis untuk bercocok tanam. jadi langkah kedepannya, kita ingin menargetkan supaya komoditi Cabe dan Mentimun bisa diproduksi secara masal. Ini merupakan peluang bagi kita sekaligus untuk menjaga dan mengantisipasi agar harga komoditi tetap terkendali," tambahnya.

Tulis Komentar